Kisah Hujan yang Turun dari Air Mata Awan

Gemuruh petir terdengar di penjuru bumi Seketika langit menjadi mendung Akupun tak tahu apakah sebelumnya cerah disini? Namun semakin lama langit semakin gelap Yang membuat gelap bukanlah awan yg menutupi indahnya langit Namun kilatan-kilatan petir yang Tak lelah menyambar awan dilangit Membuat awan yang putih ceria menjadi hitam muram Lalu membuat awan terluka karena kilatan petir dan gemuruhnya Dan hujanpun turun membasahi bumi Apakah penduduk bumi bahagia dengan turunnya hujan? Yang ada mereka takut akan gemuruh petir dan kilatannya Karena bisa saja petir menyambarnya dan membuat luka Hujan yang turun, adalah air mata awan Yang terluka karena kilatan petir yang menyambarnya Bahkan kilatan itu pun melukai hatinya Hingga ia tak lagi mampu membendung air matanya Hujan adalah awan yang bersedih Hujan adalah awan yang terluka Hujan adalah awan yang lelah Hujan adalah awan yang hatinya patah Lalu aku??? Aku Menjadi penduduk bumi yang juga terluka karena petir beserta gemuruhnya yang bersedih karena hujan yg turun dari air Mata awan Lalu mencoba menenangkan awan meski tanpa kata-kata Wahai awan, meski aku dibumi dan Kau di langit sana Akupun terluka ketika kamu terluka Akupun bersedih ketika kamu bersedih Akupun merasakan hal yang sama atas apa yang kamu rasakan Wahai awan, bumi beserta penduduk nya Akan tersenyum ketika awan melukis senyuman Akan bahagia ketika awan bahagia Akan ceria jika awan menari di langit sana Dan jika suatu saat hujan turun lagi Aku berharap bahwa hujan yang turun Adalah hujan kebahagiaan dari awan Hingga penduduk bumi pun ikut bahagia Karena sejatinya bahwa turunnya hujan untuk dirayakan Maka awan, jika bertemu lagi, turunkanlah hujan dengan kebahagiaan dari hati

Kalau Suka Kontennya, Ditunggu Sawerannya