Di tengah masyarakat kita, cerita soal hal-hal mistis masih sering terdengar, apalagi jika berkaitan dengan kesenian tradisional. Kuda lumping, debus, hingga bambu gila hampir selalu dikaitkan dengan kesurupan dan kekuatan gaib. Banyak orang percaya, aksi-aksi ekstrem dalam pertunjukan itu tidak mungkin dilakukan manusia biasa tanpa bantuan makhluk tak kasat mata
Beragam kesenian berhasil menghibur penonton yang datang, termasuk saya. Seperti musik etnik, kuda lumping, debus dan lain sebagainya. Mereka penampil datang dari berbagai daerah priangan timur untuk meramaikan acara kesenian tersebut, tentunya mereka datang lengkap dengan pakaian adat sampai aksesoris nyentrik mereka pakai.
Dari Makan duri hingga Makan Beling: Aksi Kuda Lumping di Luar Logika Manusia
Yang membuat saya ga bisa berhenti untuk tetap fokus adalah penampilan kuda lumping lengkap dengan debusnya. Diawali musik dengan seperti ajian-ajian yang saya tidak mengerti isi dan maknanya, tentunya saya bertanya-tanya mantra apa yang mereka ucapkan? dari yang saya dengar samar-samar, mereka berdoa seperti layaknya umat muslim.
Lalu kuda lumping kesurupan dan menjalankan aksinya dengan melakukan hal-hal diluar nalar seperti makan duri, makan gebog cau, makan beling. Hal tersebut membuat penonton takjub yang membuat penonton mendekat area pertunjukan termasuk saya yang tetap fokus memperhatikan aksi kuda lumping.
Aksi Debus dan Saweran Penonton di Tengah Pertunjukan
Pertunjukan kuda lumping sepertinya kurang afhdol jika belum menampilkan aksi debus ekstrim, dan setelah aksi kuda lumping munculah aksi debus dari komunitas yang sama. Tak lupa para penampil melakukan ritual dulu sehingga seolah diberikan kekuatan oleh hal-hal mistis.
Aksi debus ini membuat penonton semakin terhibur meski apa yang mereka lakukan ekstrim dan tidak untuk ditiru, diantaranya adalah tahan golok dan juga pipi yang ditusuk anak panah. Pada pertunjukan anak panah, penonton menyawer penampil dengan menancapkan uang pada ujung anak panah yang menempel di pipi penampil. Termasuk saya yang 2 kali memberikan saweran.
Bambu Gila : Antara Keyakinan Mistik dan Trik Seni Pertunjukan
Setelah itu ada penampilan bambu gila, saya diajak oleh komunitas untuk mengikuti aksi ini. Namun saya menolaknya karena mau fokus menonton. Dan setelah peserta mencukupi dimulailah aksi bambu gila, yang mana bambu ini seperti bergerak sendiri dan tidak bisa ditahan oleh peserta yang menahan bambu tersebut.
Diantara peserta ada dari penonton dan ada juga peserta dari komunitas internal penampil. Setelah saya amati, merekalah peserta dari komunitas yang melakukan gerakan-gerakan terhadap bambu tersebut seolah bergerak sendiri. Ketika peserta dari penonton harus menahan bambu yang menabrak posisi peserta, maka peserta dari komunitas yang memegang ujung bambu akan mendorong bambu kedepan dengan sekuat tenaga.
Jadinya sebagian besar menahan bambu yang dianggap gila dan sebagian kecil membuat gerakan agar seolah ada kekuatan ghaib yang menggerakan bambu. Meski bagi saya pertunjukan tersebut bukan dikarenakan kekuatan ghaib tapi karena trik pertunjukan, hal ini bukan penipuan. Karena apa yang mereka tampilkan adalah seni pertunjukan.
Sudut Pandang Pribadi Setelah Mengamati Bambu Gila dari Dekat
Memang dari yang saya dengar, bahwa bambu gila adalah bambu yang dimasukan hal-hal ghaib sehingga mahluk ghaiblah yang menggerakan bambu tersebut. Namun fakta yang saya lihat ya ini adalah sebatas hiburan seni pertunjukan. Nah apakah kamu pernah melihat bambu gila dan memperhatikannya?
Debat Kuda Lumping dan Debus Antara Teman yang Percaya Mistis dengan Saya yang mengedepankan Logika
Namun ternyata acara pertunjukan seni ini dibahas dan menjadi perdebatan beberapa bulan kemudian bersama kawan saya. Menurut kawan saya bahwa aksi-aksi kuda lumping dan debus dilakukan dengan bantuan ghaib karena tak mungkin manusia bisa melakukannya. Pernyataan kawan saya bertolak belakang dengan saya, karena yang saya lihat jauh dari yang kawan saya fikirkan.
Seperti aksi-aksi debus, bercak darah adalah bagian dari riasan yang mereka pakai sebelum melakukan aksi. Namun menurut kawan saya itu terjadi ketika aksi debus, padahal sebelum aksipun riasan tersebut sudah ada. Dan kawan sayapun menceritakan bambu gila yang mana sanggahan saya adalah seperti yang saya tulis diatas.
Memang mungkin ada aksi debus yang dilakukan dengan ritual memanggil hal-hal ghaib, namun untuk dijaman sekarang kesenian tersebut sudah menjadi seni pertunjukan tanpa ada kaitan dengan unsur mistis. Jikapun ada pemanggilan roh beserta ritual semacamnya, itu hanya bagian dari seni pertunjukan sehingga apa yang ditampilkan lebih menarik tanpa kehilangan cerita dimasyarakat bahwa "kuda lumping dan debus dibuat kesurupan dulu dengan memasukan hal-hal ghaib".
Lalu apakah kamu yang membaca blog ini berpendapat bahwa aksi pertunjukan tersebut bukan sekedar hiburan, melainkan pertunjukan yang melibatkan kekuatan ghaib? yuk tulis dikomentar.
Kalau Suka Kontennya, Ditunggu Sawerannya

Bebas berkomentar asal santun dan tidak kasar. Komentar yang mengandung konten por*o dan ju*i akan dihapus. Jangan lupa juga centang kotak "notify me" supaya ada notification jika komentarnya sudah dibalas. Terimakasih :)