Ketika wanita istimewa yang divonis tanpa rahim bertanya terkait sudut pandangku tentang takdirnya


Halo kawan pembaca blogku bagaimana kabarnya? Semoga baik ya :D Setelah saya tidak bisa mengakses akun facebook, kemampuan menulisku seperti menurun. Wajar saja disana pertemanan mayoritas penulis dan blogger sehingga saya lebih banyak membaca serta memotivasiku untuk menulis blog.

Sehingga terkadang saya terkadang suka menulis lewat postingan facebook, namun sekarang karena tidak bisa mengakses akun facebook ku maka saya menulis lewat instagram story. Saya suka menulis terkait opini maupun pendapat dari apa yang saya baca.

Sebelum menulis disini, saya membaca postingan terkait kesabaran nabi yang menunggu dikaruniai buah hati yang mengingatkanku pada pesan masuk di instagram beberapa tahun lalu dari wanita yang tidak aku kenal. Wanita tersebut membaca komentarku pada postingan gitasav di Instagram yang mungkin baginya punya pemikiran berbeda dengan kebanyakan komentar. Saat itu dibandingkan ikut menghujat gitasav, saya lebih memilih bahwa itu adalah pilihan pribadinya yang dilakukan atas sebuah sebab.

Namun poin intinya wanita yang DM saya divonis tanpa rahim yang membuatku berfikir "apakah boleh saya menulis ulang percakapan ini?" mohon maaf sebelumnya tanpa ijin dan semoga diijinkan. Oh ya wanita tersebut membalas story saya terkait childfree dan gitasav. Sebelum lanjut nulis, saya share storynya dan mohon maaf terkait agama ternyata ada pendapat yang memperbolehkan childfree.

Assalamualaikum.. boleh saya bertanya kk?

Afwan saya mengetahui Ig kknya dari kolom komentar....jika yang kknya bahas perihal chlidfree..berbeda halnya dengan saya... tetapi masih ada sangkut pautnya nya perihal itu..
apakah kknya tahu istilah MRKH/wanita tanpa rahim akibatnya tak pernah mengalami masa haid?

Waalaikum salam warahmatullahi wa barakatuh ka Belum apa itu?.

Kelainan yang ada pada reproduksi wanita, kelainan emang langka... maklum belum banyak orang tahu.

Sebenarnya hanya beberapa wanita yang mengalami dan hanya beberapa juga yang berani speak up..

Semoga siapapun yang mengalami hal tersebut Allah SWT berikan kesabaran dan pahala sabar.
Salah satu kelainan langka ya itu ka, tapi kelainan tersebut tentunya atas kuasa Allah SWT dan diberikan kepada orang-orang tertentu.
Mungkin ada sesuatu hal yang positif (baik) mengapa seseorang diberikan kelainan tersebut.
Mungkin aja dengan sabarnya, Allah SWT membukakan pintu surga yang luas.

Aamiin.

Mungkin Allah SWT lebih merindukan dan menyukai lantunan doa yang indah dari yang mengalami kelainan tersebut ka.
Mungkin dibalik ujian tsb, Allah SWT telah menyediakan pahala sabar dan juga Allah SWT sangat mencintai dan menyukai hambanya melalui kelainan tersebut sehingga dengan kelainan tersebut, membuatnya semakin sering berinteraksi dengan Allah SWT dan melantunkan doa-doa yang indah

Kita tak pernah tahu....

Dan juga kisah nabi Ibrahim beserta istrinya yang lama menanti keturunan, ia tak pernah lelah berdoa Ataupun istri nabi Zakaria yang divonis mandul oleh para ahli pada masanya yang tak pernah berhenti berdoa Hingga suatu hari Allah SWT berikan keajaiban dengan dikaruniai anak
Dan kelainan diatas itu hanya sebatas vonis dokter saja sebagai ahli dibidangnya. Dan kelainan tersebut atas dasar kekuasaan Allah SWT.

Jika Allah SWT menghendaki, tak ada yang tak mungkin memang. Bisa saja sesuatu yang tak mungkin melawan sains & ilmu pengetahuan atas kuasa Allah SWT seperti kisah istri Zakaria. Padahal secara medis, ia divonis mandul.

Mungkin intinya bagi yang mengalami kelainan tersebut ya perbanyak berdoa, semoga Allah SWT mengkaruniai anak. Jika Allah SWT sudah berkehendak, tak ada yang bisa mencegahnya meski diluar nalar manusia.

Jikapun tak terkabul, Allah SWT berikan kebahagiaan dalam bentuk yang lain
Jikapun tak terkabul dalam bentuk lain, doa-doa tersebut menantinya disurga

Satu lagi pertanyaanku simple.. bagaimana jika kknya udah ada calon dan kodarullah calonnya mengalami hal seperti itu...
bukankah kebanyakan Ikhwan itu selain menginginkan wanita yang shalihah tapi juga menginginkan wanita yang subuh dan ada keturunan...

Bagaimana pendapat mu?

Berat loh hal seperti itu,belum keluarga si Ikhwan apakah menerima atau nggk..
belum jika memang bersatu...apakah akan bertambah dengan tidak memiliki keturunan

Allah lah yang membolak-balikkan hati manusia ka. Jika Allah SWT sudah menetapkan hati pada seseorang, maka bagaimanapun seseorang tersebut akan membuatnya cinta
Dan mungkin jika dipersatukan, Allah SWT memberikan kebahagiaan dalam bentuk lain.

Seseorang yang subur pun belum tentu mudah dikaruniai anak. Dan seseorang yang divonis pun belum tentu tak akan memiliki anak
Dikaruniai ataupun tidak itu adalah keghaiban yang diluar batas manusia.

Dan kembali lagi ke pertanyaan. Jika Allah sudah menetapkan hati untuk menjadi suka pada seseorang, maka tak bisa menolaknya karena sudah dibuatnya cinta.

Secantik apapun wanita, jika Allah SWT tak membuatnya suka & cinta maka seseorang lelaki pun tak suka & mencintainya. Cintai Allah SWT, semoga Allah SWT memberikan seseorang yang sama-sama mencintai Allah SWT dan saling mencintai karena Allah SWT.

Jawaban keren,makasih kk tanggapannya 🙏

Jawaban pastinya berarti kknya menerima ?

Jika sudah menjadi ketetapan Allah SWT untuk menyukai, mencintai & menyukai
Dan Allah SWT lah yang menjadikan / menghadirkan adanya perasaan itu.

Itulah percakapanku dengannya. Sayapun berusaha menjawab yang terbaik. Semoga siapapun yang mengalami hal tersebut Allah SWT berikan pahala sabar dan segera ada keajaiban. Teruslah panjatkan do`a.
Kalau Suka Kontennya, Ditunggu Sawerannya